OPGAB, BNNP NTB Geledah Tempat Hiburan di Kawasan Wisata


Upaya pencegahan pengguna atau pecandu narkoba di wilayah kawasan wisata pantai senggigi – Lombok, Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB melakukan penelusuran ke kawasan wisata yang terkenal di Pulau Lombok minggu (7/12) dini hari.
Adapun  dua café besar yang menjadi sasaran BNNP NTB dalam operasi gabungan tersebut, BNNP NTB bersama anggota dari Polda NTB, TNI, dan Sat Pol PP NTB ikut membantu. Mulai razia dengan mengobok-obok café tersebut, mereka menggeledah satu persatu pengunjung yang dicurigai, tidak luput para PS (Partner Song) ikut serta di periksa.
Dicafe tersebut para pengunjung sedang asik menikmati alunan music DJ sambil menenggak beberapa botol bir. Petugas yang tak ingin pengunjung kabur, bergegas cepat memeriksa barang-barang bawaan pengunjung. Tas dan badan mereka di geledah.
Kemudian, semua barang yang ada di kantong saku baju dan celana dikeluarkan. Petugas tidak menemukan barang dicurigai narkoba. Petugas tidak hanya diam.
Usai mengacak-acak pengunjung di Hall, petugas bergerak cepat menuju lantai 2 tempat room karaoke. Di ruangan berukuran lima meter persegi itu, petugas mendapati beberapa pengunjung yang lagi asik bernyanyi bersama partner song (PS). Mereka pun digeledah satu persatu.
Di room itu, petugas menemukan plastik bekas wadah narkoba jenis sabu. Kemudian petugas melakukan tes urine terhadap pengunjung dan PS di lokasi. Dua pengunjung pria berserta dua orang PS ternyata positif narkoba jenis sabu. Pria tersebut berinisial AS 26 tahun, dan BW 53 tahun baru saja memakai barang haram. Begitu juga dengan dua PS, yakni RK 22 tahun asal Jakarta dan AW 26 tahun asal Jakarta.
Lantaran positif memakai sabu, dua pria itu diborgol tangannya, kemudian diangkut menuju mobil patroli. Sementara, dua PS ikut juga diamankan bersama dua pria tersebut. Setelah menciduk pemakai sabu itu, petugas kembali memasuki room sebelah yang berada dilantai dua. Lagi-lagi petugas berhasil menemukan seorang pria ditemani dua PS, ketiganya terbukti memakai narkoba jenis sabu.
Selesai dari café yang satu, petugas memacu kendaraannya menuju café lainnya. Petugas tanpak terburu-buru bergegas turun dari mobil dan berlari menuju hall. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, namun hasilnya nihil.
Petugas tidak kehabisan akal, petugas bergerak menuju ke room. Di room petugas menggledah satu persatu pengunjung café. Tapi, hasilnya nihil. Petugas tidak menemukan apapun dari pengunjung café tersebut.
Kepala BNNP NTB, melalui Kabid Pemberantasan BNNP NTB, AKBP Bunawar., SH. yang langsung memimpin operasi tersebut menjelaskan, “razia ini untuk memperkecil ruang bagi pengedar dan pemakai narkoba, ini kami lakukan biar masyarakat tahu, bahwa tempat-tempat hiburan sangat rentan dari peredaran narkoba”. Hal ini mengantisipasi kerawanan narkoba memasuki tahun baru di Provinsi NTB.
Terbukti, dari dua tempat disisir, petugas mendapatkan pemakai narkoba jenis sabu. Itu diketahui dari hasil tes urine di lokasi pengeledahan. Bagi mereka yang ditangkap itu, BNNP NTB akan menindaklanjuti dengan menyelidiki sumber barang.
Untuk penindakan, kata Bunawar., SH Kabid Pemberantas BNNP NTB, pihaknya akan menerapkan sesuai hukum yang berlaku. Jika mereka hanya sebagai pemakai, pihaknya akan berusaha untuk di rehabilitasi. “Kami upayakan rehab kalau sekedar pemakai”, tegasnya. (Yandi). 


0 komentar:

Posting Komentar

 
Badan Narkotika Nasional
Provinsi Nusa Tenggara Barat

Jl. Doktor Soedjono, Lingkar Selatan, Mataram, NTB
Telp. (0370) 6177414, 6177418
Fax. (0370) 6177413
Contact Center : 0852 3894 4442