BNNP NTB Test Urine di Lingkup Pejabat Lombok Tengah

Registrasi test urine Pemkab Lombok Tengah
Praya (Lombok Tengah) – Sebanyak 54 pejabat lingkup Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kamis (7/1), test urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB. Test urine yang dilakukan secara mendadak yang ini guna untuk memastikan ada tidak pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah yang menggunakan narkoba. Hasilnya, semua pejabat yang test urine dinyatakan negatif menggunakan narkoba.
Ada sebanyak 8 orang tim BNN Provinsi NTB bertugas test urine, test urine ini dipimpin Kepala Seksi Pencegahan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Provinsi NTB M. Irfan. Sebelum test urine, seluruh pejabat dan kepala SKPD lingkup Pemkab Loteng menggelar rapat tertutup terkait evaluasi kinerja keuangan tahun 2015 di ruang rapat utama Bupati Loteng.
Setelah selesai rapat, satu persatu pejabat yang hadir dipanggil untuk menyerahkan sampel urinenya. Test urine diawali oleh Pejabat Bupati Lombok Tengah, Ibnu Salim, SH, M.Si menyerahkan sampel urinenya kepada petugas BNN Provinsi NTB disusul pejabat lainnya.
 “Dari hasil test urine Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah tidak ditemukan ada pejabat lingkup Pemkab Loteng yang positif menggunakan narkoba,” kata Pejabat Bupati Lombok Tengah, Ibnu Salim dalam keterangan pers langsung usai test urine.
Itu artinya, pejabat lingkup Pemkab Loteng terbebas dari penyalahgunaan narkoba, disaat bersamaan Kepala Seksi Pencegahan BNN Provinsi NTB M. Irfan mengaku hasil dari test urine ditemukan ada pejabat lingkup Pemkab Loteng yang terindikasi positif zat Benzo yang ada pada obat, dimana obat tersebut hanya bisa diperoleh dengan menggunakan resep dokter dan diperuntukan untuk jenis penyakit tertentu saja. Karena obat yang mengandung zat Benzo tersebut termasuk jenis psikotropika.
Menjelaskan secara medis obat tersebut memang dibolehkan, tetapi harus dengan resep dokter dan tidak diperjualbelikan secara bebas. “Jadi kalau ada orang yang minta obat jenis ini, tidak akan diberikan kalau tanpa resp dokter” ucap M. Irfan Kasi Pencegahan BNN Provinsi NTB.
Menggenai penggunaan obat penenang yang di konsumsi pejabat Pemkab Loteng masuk katagori penyalahgunaan narkoba, belum bisa memastikan karena butuh penyelidikan lebih lanjut. Khusus terkait temuan tersebut, pihak BNN Provinsi NTB akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Loteng.
Test urine bagi pejabat Pemkab Loteng tersebut merupakan yang pertama dilakukan BNN Provinsi NTB di tahun 2016 ini. Hal ini sebagai bagian dari program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba dalam wujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersih dan bebas dari narkoba. (Humas BNN Provinsi NTB) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Badan Narkotika Nasional
Provinsi Nusa Tenggara Barat

Jl. Doktor Soedjono, Lingkar Selatan, Mataram, NTB
Telp. (0370) 6177414, 6177418
Fax. (0370) 6177413
Contact Center : 0852 3894 4442